Submit Template
Adventure Time - Penguin

    Jumat, 10 April 2015

    Pengertian NKRI




             Republik Indonesia ialah sebuah negara kepulauan yang disebut sebagai Nusantara (Kepulauan Antara) yang terletak di antara tanah besar Asia Tenggara dan Australia dan antara Lautan Hindi dan Lautan Pasifik. Indonesia bersempadankan Malaysia di Kalimantan,Papua New Guinea di pulau Papua, dan Timor Timur/Timor Leste di pulau Timor.
             Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara kesatuan berbentuk republik dengan sistem desentralisasi (pasal 18 UUD 1945), di mana pemerintah daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya di luar bidang pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan pemerintah pusat Pasal 18 UUD 45 menyebutkan :
    1) Negara Kesatuan Republik Indonesia bagi atas daerah profinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota, yang tiap-tiap provinsi, kabupaten dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah yang diatur dengan undang-undang
    2) Pemerintahan Daerah Provinsi, daerah kabupaten dan kota mengatur dengan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan.
    3) Pemerintahan daerah provinsi, daerah kabupaten dan kota memiliki DPRD yang anggotanya dipilih melalui pemilihan umum.
    4) Gubernur, Bupati dan Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintahan daerah provinsi, kabupaten dan kota dipilih secara demokrasi. 5) Pemerintah daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan pemerintah pusat.
    6) Pemerintahan daerah berhak menetapkan peraturan daerah dan peraturan-peraturan lain untuk melaksanakan otonomi dan tugas pembantuan.
    7) Susunan dan tata cara penyelenggaran pemerintahan daerah diatur dalam undang-undang.

    Sejarah NKRI

             Berdasarkan perjalanan sejarah Bangsa Indonesia, pada saat digulirkannya tanam paksa (Cultuure Stelsel) tahun 1615 oleh pihak Belanda telah menyebabkan hancurnya struktur tanah yang dimiliki pribumi, dimana tanah sebagai modal dasar pribumi dalam menjalankan segala aktivitasnya. Dengan adanya tanam paksa yang diterapkan telah mengubah jenis tanaman pribumi dengan jenis tanaman yang didatangkan dari Eropa yang nota bene tidak di kuasai oleh pribumi, hal ini menyebabkan pribumi tidak lagi mampu mengelola tanah yang dimilikinya dan tidak mengerti jenis tanaman yang berasal dari Eropa, sehingga pribumi pada saat itu terbodohkan, termiskinkan, terbelakang dan tertindas. Hal inilah kemudian yang di manfaatkan oleh pihak Belanda untuk membangun pemerintahan yang dinamakan Hindia-Belanda guna mengatur kehidupan pribumi yang semakin tertindas, yang pada akhirnya terjadilah sistem kerja rodi untuk mengeksplorasi hasil bumi yang ada di Indonesia.
             Pada awal tahun 1900 pemerintah Hindia-Belanda menerapkan kebijakan politik ethis sebagai bentuk balas budi kepada pribumi dengan mengadakan suatu sistem pendidikan di wilayah Indonesia. Akan tetapi karena biaya yang dibebankan untuk mendapatkan pendidikan ini terlalu mahal, maknanya tidak semua pribumi mampu menikmati pendidikan yang diterapkan di Indonesia. Dari sinilah terbangun strata sosial di dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Adapun bentuk strata sosial tersebut telah memposisikan pribumi sebagai kaum mayoritas berada pada kelas terbawah, kelas di atasnya adalah ningrat-ningratnya pribumi dan para pendatang dari Asia Timur (Cina, India, Arab, dsb), kemudian kelas teratas adalah orang-orang Eropa dan kulit putih lainnya. Hal ini menjadikan pribumi sebagai kaum mayoritas semakin terbodohkan, termiskinkan, terbelakang dan tertindas. Sehingga pada tahun 1908, Dr. Soetomoe membangun pendidikan bagi kaum pribumi secara informal dan gratis dengan nama Budi Utomo sebagai bentuk kepedulian terhadap pribumi yang semakin tertindas. Pada akhirnya pendidikan pribumi tersebut diteruskan oleh Ki Hajar Dewantara dengan mendirikan Taman Siswa pada tahun 1920 secara formal, pendidikan pribumi yang di jalankan oleh Dr. Soetomoe dan Ki Hajar Dewantara telah membangkitkan jiwa-jiwa kebangsaan dan persatuan untuk melakukan perlawanan kepada Belanda, yang pada akhirnya mengakumulasi lahirnya Bangsa Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 melalui momen Sumpah Pemuda pada kongres Pemuda II di Jakarta yang berasal dari Jong-jong atau pemuda-pemuda dari berbagai kepulauan di Indonesia yang memiliki komitmen untuk mengangkat harkat dan martabat hidup Orang-orang Indonesia (pribumi).
             Bangsa Indonesia yang terlahir pada tanggal 28 Oktober 1928 kemudian bahu membahu mengadakan perlawanan kepada pihak Belanda untuk merebut kemerdekaan Indonesia dan barulah 17 tahun kurang 2 bulan kurang 11 hari atau tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1945 atas berkat rahmat Allah SWT Bangsa Indonesia dapat mencapai kemerdekaannya dalam bentuk Teks Proklamasi yang dibacakan oleh Dwi-Tunggal Soekarno-Hatta. Keesokan harinya, tepatnya pada tanggal 18 Agustus 1945 Bangsa Indonesia membentuk suatu Negara Republik Indonesia dengan disahkannya konstitusi Undang-Undang Dasar 1945 sebagai aturan dasar di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Tujuan NKRI

    Tujuan adalah apa yang secara ideal akan dicapai oleh Negara. Tujuan nasional Negara Indonesia secara lebih lengkap tertulis di pembukaan UUD 1945, yaitu :
    1) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
    2) Memajukan kesejahteraan umum;
    3) Mencerdaskan kehidupan bangsa; dan
    4) Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi,dan keadilan sosial.
    Tujuan negara menurut para ahli:
     Roger H. Soltau, tujuan negara adalah memungkinkan rakyatnya berkembang serta mengembangkan daya ciptanya sebebas mungkin.
     Harold J. Laski, tujuan negara adalah menciptakan keadaan yang baik agar rakyatnya dapat mencapai keinginan secara maksimal.
     Rousseau, tujuan negara adalah menciptakan persamaan dan kebebasan bagi warga negaranya.
     Plato, tujuan negara adalah memajukan kesusilaan manusia, baik sebagtai makhluk individu maupun sebagai makhluk social.
     Thomas Aquinas dan Agustinus, tujuan negara adalah untuk mencapai penghidupan dan kehidupan yang aman dan tentram dengan taat kepada dan dibawah pimpinan Tuhan.

    Fungsi NKRI

    Fungsi adalah pelaksaan tujuan yang hendak dicapai. Untuk persoalan ini, belum ada persamaan pendapat di antara para ahli. Di antaranya adalah :
    1) Anarkisme, Penyangkalan terhadap pemerintah dan Negara. Negara dan pemerintah dan semua dapat dicapai secara individu untuk mencapai tujuan Negara.
    2) Individualisme, Negara mempunyai fungsi memelihara dan mempertahankan keamanan dan ketertiban individu dan masyarakat.
    3) Sosialisme, Semua gerakan sosial yang menghendaki campur tangan Negara yang seluas mungkin dalam bidang perekonomian.
    4) Komunisme, Dengan jalan revolusioner fungsi Negara dapat diperluas dalam upaya mencapai kesejahteraan sosial.
    Menurut Miriam Budiardjo, setiap Negara menyelenggarakan beberapa minimum fungsi, yaitu :
    a. Melaksanakan penertiban, untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrok-bentrokan dalam masyarakat;
    b. Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat;
    c. Pertahanan, untuk menjaga serangan dari luar;
    d. Menegakkan keadilan melalui badan-badan pengadilan.
    Berdasarkan tujuan RI, fungsi Negara sebagai berikut :
    - Fungsi membuat UUD
    - Fungsi membentuk kelembagaan Negara
    - Fungsi membuat undang-undang dan peraturan-peraturan umum
    - Fungsi menentukan anggaran pendapatan dan belanja negara
    - Fungsi kehakiman
    - Fungsi pemerintahan menyelenggarakan kemakmuran
    - Fungsi pemeriksaan pertanggungjawaban keuangan negara
    - Fungsi pertimbangan
    - Fungsi perencanaan (kegiatan pembangunan Negara).

    Menjaga Keutuhan NKRI

             Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 menandai lahirnya bangsa Indonesia. Sejak saat itu, Indonesia menjadi negara yang berdaulat dan berhak untuk mementukan nasib dan tujuannya sendiri.
             Bentuk negara yang dipilih oleh para pendiri bangsa adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Meski dalam perjalanan sejarah ada upaya untuk menggantikan bentuk negara, tetapi upaya itu tidak bertahan lama dan selalu digagalkan oleh rakyat. Misalnya, ada upaya untuk menggantikan bentuk negara menjadi Indonesia Serikat. Tetapi upaya untuk menggantikan bentuk negara itu segera berlalu. Indonesia kembali kepada negara kesatuan. Hingga saat ini negara kesatuan itu tetap dipertahankan. Sebagai generasi penerus bangsa dan juga sebagai peserta didik kita merasa terpanggil untuk turut serta dalam usaha membela negara.
             Bangsa kita terus bergerak maju dan terus melintasi sejarah. Berbagai kemajuan dan perkembangan terus dinikmati oleh rakyat. Tetapi ancaman terhadap kedaulatan dan keharmonisan bangsa dan negara masih terus terjadi, meskipun intesitasnya kecil. Ancaman-ancaman itu meskipun dalam intesitas yang kecil tapi jauh lebih rumit. Ancaman-ancaman itu dapat dikelompokkan menjadi dua bagaian, yaitu ancaman yang dating dari luar negeri dan ancaman dari dalam negeri.
    1. Ancaman Dari Dalam Negeri
    a) Kerusuhan Ancaman kerusuhan akan timbul jika terjadi kesenjangan ekonomi. Ancaman ini bisa muncul kalau pembangunan nasional tidak berhasil memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Selain itu, pemerintah tidak berhasil memperkecil ketidakadilan social ekonomi.
    b) Pemaksaan Kehendak Ancaman ini bisa terjadi dinegara kita. Karena ada golongan tertentu berusaha memaksakan kepentingannya secara tidak konstitusional, terutama ketika sistem social politik tidak berhasil menampung aspirasi yang berkembang dalam masyarakat.
    c) Pemberontakan Angkatan Bersenjata Ancaman ini bisa muncul dari kalangan separatis karena pembangunan nasional tidak dapat mencakup semua daerah secara seimbang.
    d) Pemberontakan Dari Golongan yang Ingin Mengubah Ideologi Negara Ancaman ini bisa berupa pemberontakan bersenjata yang dilakukan oleh orang-orang yang ingin mengubah ideologi negara dan membentuk negara baru. Golongan yang melakukan pemberontakan ini biasanya berasal dari golongan ekstrim, baik ekstrim kiri maupun ekstrim kanan. Golongan ini memaksakan diri untuk mengubah dasar Negara Indonesia, misalnya mengubah ideology Pancasila menjadi Ideology Komunisme.
             Bangsa Indonesia tereiri dari berbagai suku bangsa dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda. Perbedaan suku bangsa ini bisa menjadi sumber konflik yang depot menyebabkan perpecahan di tubuh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
             Keanekaragarnan itu seharusnya dapat menjadi sebuah kekuatan yang dahsyat untuk menangkal semua gangguan atau ancaman yang ingin memecah belah persatuan bangsa.
             Berikut beberapa sikap dan perilaku Mempertahankan NKRI :
    1) Menjaga wilayah dan kekayaan tanah air Indonesia, artinya menjaga seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.
    2) Menciptakan ketahanan nasional, artinya setiap warga negara menjaga keutuhan, kedaulatan negara, dan mempererat persatuan bangsa.
    3) Menghormati perbedaan suku, budaya, agama, dan warna kulit. Perbedaan yang ada akan menjadi indah jika terjadi kerukunan, bahkan menjadi sebuah kebanggaan karena merupakan salah satu kekayaan bangsa.
    4) Mempertahankan kesamaan dan kebersamaan, yaitu kesamaan memiliki bangsa, bahasa persatuan, dan tanah air Indonesia, serta memiliki pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Sang Saka Merah putih. Kebersamaan dapat diwujudkan dalam bentuk mengamalkan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945.
    5) Memiliki semangat persatuan yang berwawasan nusantara, yaitu semangat mewujudkan persatuan dan kesatuan di segenap aspek kehidupan sosial, baik alamiah maupun aspek sosial yang menyangkut kehidupan bermasyarakat. Wawasan nusantara meliputi kepentingan yang sama, tujuan yang sama, keadilan, solidaritas, kerjasama, dan kesetiakawanan terhadap ikrar bersama. Memiliki wawasan nusantara berarti memiliki ketentuan-ketentuan dasar yang harus dipatuhi, ditaati, dan dipelihara oleh semua komponen masyarakat. Ketentuan-ketentuan itu, antara lain Pancasila sebagai landasan dan UUD 1945 sebagai landasan konstitusional. Ketentuan lainnya dapat berupa peraturan-peraturan yang berlaku di daerah yang mengatur kehidupan bermasyarakat.
    6) Mentaati peraturan, agar kehidupan berbangsa dan bernegara berjalan dengan tertib dan aman. Jika peraturan saling dila ar, akan terjadi kekacauan yang dapat menimbulkan perpecahan.

    Pertahanan Keamanan ( Hankam )

             Sebelum kita lanjut membahas tentang pertahanan keamanan nasional kita harus mengerti dulu apa itu yang dimaksud denga pertahaan keamanan.
             Pertahanan keamanan adalah segala upaya pertahanan yang bersifat semesta yang penyelenggaranya didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiaban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri. Pertahanan nasional merupakan kekuatan bersama (sipil dan militer) diselenggarakan oleh suatu negara untuk menjamin intergritas wilayahnya, perlindungan dari orang dan atau menjaga kepentinga-kepentingannya.
             Kurangnya pertahan keamanan di Indonesia mengakibatkan salah satu perairan di Indonesia hampir saja diklaim oleh Malaysia contohnya Ambalat . Harusnya negara kita dari awal bisa menjaga wilayahnya supaya tidak diklaim oleh negara lain. Jangan tunggu wilayah kita direbut baru negara kita bertindak harusnya dari awal negara kita sudah mempersiapkan atau mengantisipasi datangnya penyerangan perebutan wilayah.
             Dan kita sebagai warga negara yang baik harus ikut menjaga keamanan dan ketertiban negara Indonesia supaya negara kita menjadi negara yang tidak dipandang sebelah mata oleh negara lain. Keikut sertaan kita untuk membantu para sipil dan militer dalam menegakan pertahanan keamanan merupakan salah satu contoh kita menghargai negara Indonesia. Kita tidak hanya menuntut hak kita sebagai warga negara tetapi kita juga harus menjalankan kewajiban kita sebagai warga negara supaya berjalan dengan seimbang antara kewajiban dan hak.

    Nama : Rezza Prawira Rukmana
    Kelas : 1KA25
    NPM : 1B114919


    Sumber :
    Available From :
    http://lialiky.blogspot.com/2012/05/normal-0-microsoftinternetexplorer4_30.html
    Available From :
    http://tidurbangun.blogspot.com/2014/02/pengertian-fungsi-dan-tujuan-nkri.html
    Available From :
    http://dyahsrilestari.blogspot.com/2013/04/pertahanan-keamanan-hankam.html

    Kamis, 26 Maret 2015

    Tugas 1 Etika & Profesionalisme




    1. 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan “Etika” secara umum dan berikan contoh penerapan “Etika” dalam teknologi sistem informasi!
    2. Jawab :
      Pengertian Etika
               Etika atau bisa juga disebut etik, berasal dari kata Yunani yaitu ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik. Jadi etika adalah ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahamai oleh pikiran manusia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk serta tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana menjalani kehipan melalui rangkaian tindakan sehari – hari, etika dapat diterapkan dalam segala aspek atau segi kehidupan. Menurut para ahli etika tidak lain adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan diantara sesamanya dan menegaskan mana yang baik dan buruk. Beberapa pengertian Etika menurut para ahli : Drs. O.P Simorangkir “Etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berperilaku menurut ukuran dan nilai yang baik”. - Drs. Sidi Gajalba “Dalam sistematika filsafat pengertian etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal”. Drs. H. Burhanudin Salam “Etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya”.
               Kemudian Contoh penerapan “Etika” dalam teknologi sistem informasi yaitu penggunaan komputer sudah di luar etika penggunaannya, misalnya: dengan pemanfaatan teknologi komputer, dengan mudah seseorang dapat mengakses data dan informasi dengan cara yang tidak sah. Belum lagi ada sebagian orang yang memanfaatkan komputer dan internet untuk mengganggu orang lain dengan tujuan sekedar untuk kesenangan serta hobinya.
               Di beberapa Negara praktik ini lebih menyebar dibanding dengan Negara lain. Sebagai contoh kasus, pada tahun 1994, diperkirakan sekitar 35% peranti lunak yang digunakan di AS telah dibajak, dan kemudian angka ini melonjak menjadi 92% di Jepang, dan 99% di Thailand.
               Kasus lain;” dalam waktu dekat ini ada Seorang mentri yang istrinya difitnah selingkuh dengan anak tirinya yang disebarkan melalui twitter, lalu maraknya pengguna internet yang menggunakan kata-kata kasar, dan mencela orang lain.

    3. 2. Apa tujuan dari penerapan “Etika” dalam teknologi sistem informasi? Jelaskan!
    4. Jawab :
               Tujuan dari penerapan Etika dalam teknologi sistem informasi adalah sesuai untuk kepentingan bersama yang sesuai dengan norma dan nilai sehari-hari sehingga tercipta masyarakat yang sadar dan tahu tentang teknologi sistem informasi dan tetap menjunjung etika yang menandakan peradaban yang tinggi.

    5. 3. Jelaskan “Etika” apa yang harus diperhatikan bagi pembuat, pengembang dan pengguna teknologi sistem informasi!

    6. Jawab:
      Aspek Teknologi
               Semua teknologi adalah pedang bermata dua, ia dapat digunakan untuk tujuan baik dan jahat. Contoh teknologi nuklir dapat memberikan sumber energi tetapi nuklir juga enghancurkan kota hirosima. Seperti halnya juga teknologi kumputer, orang yang sudah memiliki keahlian dibidang computer bias membuat teknologi yang bermanfaat tetapi tidak jarang yang melakukan kejahatan.

      Aspek Hukum
               Hukum untuk mengatur aktifitas di internet terutama yang berhubungan dengan kejahatan maya antara lain masih menjadi perdebatan. Ada dua pandangan menganai hal tersebut antara lain:          Karakteristik aktifitas di internet yang bersifat lintas batas sehingga tidak lagi tunduk pada batasan2 teritorial system hukum tradisiomal (The Existing Law) yang justru bertumpu pada batasan teritorial dianggap tidak cukup memadai untuk menjawab persoalan2 hukum yang muncul akibat aktifitas internet.

      Aspek Pendidikan
               Dalam kode etik hacker ada kepercayaan bahwa berbagi informasi adalah hal yang sangat baik dan berguna, dan sudah merupakan kewajiban (kode etik) bagi seorang hacker untuk membagi hasil penelitiannya dengan cara menulis kode yang open source dan memberikan fasilitas untuk mengakses informasi tersebut dan menggunakn peralatan pendukung apabila memungkinkan. Disini kita bias melihat adanya proses pembelajaran.

      Aspek Ekonomi
               Untuk merespon perkembangan di Amerika Serikat sebagai pioneer dalam pemanfaatan internet telah mengubah paradigma ekonominya yaitu paradigma ekonomi berbasis jasa (From a manufacturing based economy to service – based economy). Akan tetapi pemanfaatan tknologi yang tidak baik (adanya kejahatan didunia maya) bias mengakibatkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit di Indonesia ada 109 kasus yang merupakan predikat PRAUD (Credit Card) korbannya 80% adalah warga AS.

      Aspek Sosial Budaya
               Akibat yang sangat nyata adanya cyber crime terhadap kehidupan social budaya di Indonesia adalah ditolaknya setiap transasi di internet dengan menggunakan kartu kredit yang dikeluarkan oleh perbankan Indonesia. Masyarakat dunia telah percaya lagi dikarenakan banyak kasus credit card PRAUD yang dilakukan oleh netter asal Indonesia. Cyber Crime : perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan terhadap teknologi computer dan telekomunikasi.
      Contoh – Contoh Pelanggaran Etika TI
      1. Kejahatan Komputer
      2. Cyber Ethics
      3. E-Commerce
      4. Pelanggaran Hak Atas Kekayaan Intelektual
      5. Tanggung Jawab Profesi


    Nama : Rezza Prawira Rukmana
    Kelas : 4KA29
    NPM : 1B114919


    Sumber :
    Available From :
    http://agung4ka.blogspot.com/2013/04/etika-dalam-penggunaan-teknologi.html
    [Accessed 26th Maret 2015]
    Available From :
    http://herawati-palentina.blogspot.com/2013/11/etika-berhubungan-dengan-sistem.html
    [Accessed 26th Maret 2015]

    Sabtu, 31 Januari 2015

    Tugas 3 Pengantar Telematika





    1. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya      penyalahgunaan fasilitas layanan telematika!
         Jawab : Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan fasilitas layanan telematika adalah:
    - Rasa ingin tau yang berlebihan dalam diri seseorang sehingga menyebabkan dirinya tanpa disadari telah
       melakukan penyalahgunaan layanan telematika
    - Kurangnya pengawasan dari orang tua dalam mendampingi anak-anaknya menggunakan layanan telematika
    - Penyortiran konten-konten yang tidak seharusnya dipublikasi, seperti konten seks dan kekerasan yang masih belum berjalan secara keseluruhan
    - Masih banyaknya orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan penyalahgunaan layanan telematika untuk mendapatkan materi berupa uang

    2. Jelaskan menurut pendapat masing-masing bagaimana caranya mengurangi penyalahgunaan fasilitas layanan telematika!
    Meningkatkan Keamanan pada Penyedia Layanan telematika.
    Memberikan Pendidikan Terhadap konten layanan telematika .
    Memberikan batasan terhadap pengguna layanan telematika.
    Meningkatkan pengawasan terhadap pemakai layanan telematika.

    3. Apa dampak yang terjadi dari penyalahgunaan fasilitas layanan telematika, jelaskan!
    a. Waktu terbuang sia-sia untuk bermain game internet berlama-lama
    b. Kerugian Materiil seperti uang dalam ATM yang diretas
    c. Kerugian Non Materiil seperti data para user yang situsnya diretas
    d. Layana telematika menjadi lebih lambat
    e. Kerusakan infrastruktur dari penyedia layanan
    f. Kerusakan data yang bersifat private
    g. Kerahasiaan pengguna terganggu

    Nama : Rezza Prawira Rukmana
    Kelas : 4KA28
    NPM : 1B114919


    Sumber :
    PT Total Bangun Persada Tbk (2015) [Online]
    Available From :
    http://supersekar.blogspot.com/2015/01/tugas-3-pengantar-telematika.html
    [Accessed 31th Januari 2015]
    Available From : http://uchirahmawati.blogspot.com/2015/01/layanan-telematika.html
    [Accessed 31th Januari 2015]

    Senin, 19 Januari 2015

    Tugas ke 3 TOU 1



    Konstruksi Pembangunan Gedung Berkualitas
    untuk Indonesia Tercinta





             Di Indonesia ini terdapat banyak bangunan gedung bertingkat untuk keperluan masyarakat umum dan juga untuk memperindah keadaan kota tersebut. Salah satunya yaitu PT Total Bangun Persada Tbk ini memiliki pengalaman dan kompetensi yang terpercaya dalam bidang jasa konstruksi selama lebih dari 40 tahun. Seperti membangun fasilitas umum, Gedung Perkantoran, Hotel, Tempat Ibadah, Rumah Sakit, Pusat Perbelanjaan, Pendidikan, Industri dan Pemukiman Bertingkat. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas sedikit tentang selak beluk organisasi yang ada di PT Total Bangun Persada Tbk seperti tipe organisasinya seperti apa, bentuk organisasinya, dll. Yuk mari dilihat dilihat... !!
             PT Total Bangun Persada Tbk (TOTAL) merupakan perusahaan jasa konstruksi yang didirikan dengan nama PT Tjahja Rimba Kentjana pada tanggal 4 September 1970. Pada masa tersebut, Indonesia tengah memasuki fase perkembanganekonomi sehingga sangat membutuhkan jasa konstruksi guna membangun infrastruktur dan gedung yang dapat mendukung kegiatan ekonomi. TOTAL hadir sebagai salah satu perusahaan konstruksi terbesar di tanah air, memiliki peran dan kontribusi yang sangat besar bagi pergerakan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
             Pada tahun 2006, PT Total Bangun Persada menjadi perusahaan publik dengan nama PT Total Bangun Persada Tbk dan terdaftar 2.750 juta saham di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) dengan simbol ticker dari TOTAL. Perusahaan TOTAL beroperasi dengan dukungan modal yang kuat dan tim manajemen yang handal. Perusahaan dikenakan visi baru untuk menjadi kontraktor bangunan yang terkenal didukung oleh kebanggaan dan keunggulan di sektor konstruksi; visi yang telah dicapai. Perseroan juga berkomitmen untuk menerapkan standar internasional di bidang konstruksi bangunan dan manajemen proyek dalam industri konstruksi di Indonesia, seperti keahlian dalam membangun gedung-gedung bertingkat tinggi adalah yang terpenting.
             TOTAL memiliki pengalaman yang dapat diandalkan dan kompetensi di bidang jasa konstruksi selama lebih dari 40 tahun. Kami terus memberikan konsep diferensiasi kualitas dan transformasi yang menjunjung tinggi inovasi sebagai etika kerja perusahaan kami. Tekad kami untuk menjadi kelas dunia jasa konstruksi Perusahaan ini kemudian dikembangkan dengan menciptakan perbaikan dan inovasi, baik di kantor pusat dan proyek, dalam hal waktu, kualitas, proses kerja, dan pengelolaan limbah sehingga kita dapat mengatasi tantangan dan bisnis dinamika di masa depan.

    Tipe dan Bentuk Organisasi
             Tipe organisasi yang di pakai dalam PT Total Bangun Persada Tbk adalah tipe kerucut dengan mempunyai satuan organisasi banyak /kewenangan banyak, Rentang kendali sempit, pelimpahan wewenang dan tanggungjawab dapat dilakukan sampai kepada pejabat/pimpinan yang bawah/rendah, jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh, jumlah informasi jabatan cukup besar. Bentuk dari organisasi PT Total Bangun Persada Tbk ini dalam segi hubungan yaitu dengan cara memahami tata kelola perusahaan yang baik karena penting untuk memastikan keunggulan dalam operasi manajemen suatu perusahaan, sehingga perusahaan dapat mengembangkan dan mencapai sukses. Penerapan GCG mencerminkan upaya perseroan untuk mengoptimalkan kinerja mereka dalam rangka untuk memberikan nilai kepada pelanggan, masyarakat umum, dan para pemangku kepentingan, selain menargetkan dan meningkatkan nilai tinggi perusahaan korporasi. Gambar dibawah ini merupakan Struktur Organisasi dari PT Total Bangun Persada Tbk


             PT Total Bangun Persada Tbk dalam perusahaannya membentuk Organisasi Lini dan Staf. Organisasi bentuk lini dan staf merupakan gabungan dari organisasi lini dan staf. Pelimpahan wewenang dalam organisasi ini berlangsung secara vertikal dari seorang atasan pimpinan hingga pimpinan dibawahnya. Untuk membantu kelancaran dalam mengelola organisasi tersebut seorang pimpinan mendapat bantuan dari para staf dibawahnya. Tugas para staf disini adalah untuk membantu memberikan pemikiran nasehat atau saran-saran, data, informasi dan pelayanan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan untuk menetapkan suatu keputusan atau kebijaksanaan. Pada struktur organisasi ini Hubungan antara atasan dengan bawahan tidak secara langsung. Memiliki ciri - ciri yaitu :
    · Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung
    · Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff
    · Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff
    · Jumlah karyawan banyak
    · Organisasi besar, bersifat komplek
    · Adanya spesialisasi


    Konflik
             Menurut yang saya baca PT Total Bangun Persada Tbk belum pernah terjadinya konflik karena Manajemen dan seluruh manusia TOTAL senantiasa menjunjung tinggi persaingan yang fair, nilai sportivitas dan profesionalisme, serta prinsip-prinsip GCG. TOTAL juga berkomitmen untuk menciptakan iklim usaha yangsehat, menghindari tindakan, perilaku ataupun perbuatanperbuatan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan, korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) serta selalu mengutamakan kepentingan Perusahaan di atas kepentingan pribadi, keluarga, kelompok ataupun golongan.
             Motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan. Di dalam PT Total Bangun Persada Tbk memiliki Penerapan dan Penegakan Kode Etik kepada seluruh karyawan wajib mengikuti pelatihan kode etik. Perusahaan yang memiliki maksud dan tujuan dan manfaat sebagai berikut : Mendorong seluruh manusia TOTAL untuk berperilaku yang baik dalam melaksanakan segala aktivitas perusahaan; Komitmen bersama untuk mewujudkan visi dan melaksanakan misi Perusahaan secara profesional dan beretika bisnis; Setiap manusia TOTAL memahami bahwa segala aktivitas perusahaan berlandaskan pada prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik; dll. Penerapan dan penegakan kode etik merupakan hal wajib yang harus dilaksanakan. Pelanggaran terhadap kode etik adalah tindakan indisipliner dan akan ditangani oleh pihak yang telah ditunjuk oleh Direksi. Hal ini dimaksudkan agar setiap manusia TOTAL lebih termotivasi untuk berperilaku sesuai dengan kode etik Perusahaan.
             Teori motivasi yang dipakai pada perusahaan PT Total Bangun Persada yaitu menggunakan teori dari Herzberg Menurut Herzberg ada dua faktor yang mempengaruhi motivasi kerja seseorang dalam organisasi, yaitu pemuas kerja (job satisfier) yang berkaitan dengan isi pekerjaan dan penyebab ketidakpuasan kerja (job dissafisfiers) yang bersangkutan dengan suasana pekerjaan Satisfiers disebar motivators dan dissatifiers disebut faktor-faktor yang higienis.
             Sekian tentang penjelasan saya pada PT Total Bangun Persada Tbk, karena tanpa adanya kinerja, karakter, dan semangat yang kuat dari setiap karyawannya maka PT Total Bangun Persada Tbk tidak akan menjadi yang terdepan dalam bidang jasa konstruksi melalui strategi diferensisas di Indonesia ini.


    Nama : Rezza Prawira Rukmana
    Kelas : 2KA25
    NPM : 1B114919


    Sumber :
    PT Total Bangun Persada Tbk (2015) [Online]
    Available From : http://www.totalbp.com/index/en [Accessed 19th Januari 2015]
    Available From : http://www.totalbp.com/images/upload/annual-report/TOTL-AR2013.pdf
    [Accessed 19th Januari 2015]

    Sabtu, 03 Januari 2015

    Ilmu Sosial Dasar


    Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat



               Hidup bermasyarakat adalah hidup dengan berhubungan baik antara dihubungkan dengan menghubungkan antara individu-individu maupun antara kelompok dan golongan.
               Rasa solider, toleransi, tenggang rasa, sebagai bukti kuatnya ikatan itu. Pada diri setiap anggota terkandung makna adanya saling ikut merasakan dan saling bertanggungjawab pada setiap sikap tindak baik mengarah kepada yang yang positif maupun negatif.
               Sering kita temui keadaan di masyarakat para anggotanya pada kondisi tertentu, diwarnai oleh adanya persamaan-persamaan dalam berbagai hal. Tetapi juga didapati perbedaan-perbedaan dan bahkan sering kita temui pertentangan-pertentangan.
               Perbedaan kepentingan sebenarnya merupakan sifat naluriah disamping adanya persamaan kepentingan. Bila perbedaan kepentingan itu terjadi pada kelompok-kelompok tertentu, misalnya pada kelompok etnis, kelompok agama, kelompok ideology tertentu termasuk antara mayoritas dan minoritas.


    Pertentangan-pertentangan sosial / ketegangan dalam masyarakat

               Konflik (pertentangan) mengandung suatu pengertian tingkah laku yang lebih luas dari pada yang biasa dibayangkan orang dengan mengartikannya sebagai pertentangan yang kasar atau perang. Dasar konflik berbeda-beda, terdapat 3 elemen dasar yang merupakan ciri-ciri dari situasi konflik yaitu :
    1. Terdapatnya dua atau lebih unit-unit atau baigan-bagian yang terlibat di dalam konflik
    2. Unit-unit tersebut mempunyai perbedaan-perbedaan yang tajam dalam kebutuhan-
       kebutuhan, tujuan-tujuan, masalah-masalah, nilai-nilai, sikap-sikap, maupun gagasan-
       gagasan
    3. Terdapatnya interaksi di antara bagian-bagian yang mempunyai perbedaan-perbedaan      tersebut.
               Konflik merupakan suatu tingkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihubungkan dengannya, misalnya kebencian atau permusuhan. Konflik dapat terjadi pada lingkungan yang paling kecil yaitu individu.
               Adapun cara-cara pemecahan konflik tersebut adalah :
    1. 1. elimination
    2. 2. Subjugation
    3. 3. Mjority Rule
    4. 4. Minority Consent
    5. 5. Compromise
    6. 6. Integration


    Sumber : Ebook Pertentangan-Pertentangan Sosial & Integrasi Sosial Nasional

    Kamis, 01 Januari 2015

    Tugas TOU 1

    Transaksi Lebih Aman dan Nyaman Hanya di Bank Internasional Indonesia



               Pada kesempatan ini saya akan membahas sedikit tentang PT Bank Internasional Indonesia Tbk. Seperti judul yang saya tulis yaitu "Transaksi Lebih Aman dan Nyaman Hanya di Bank Internasional Indonesia". Mengapa bisa dikatakan lebih aman dan nyaman? yuk dilihat !!
               BII merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia dengan jaringan internasional dan cabang yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia serta dua cabang luar negeri di Mauritius dan Mumbai. BII juga mengembangkan layanan e-banking melalui BII Mobile Banking, BII Internet Banking, Mobil kas keliling, ATM dan CDM (Cash Deposit Machine) yang terkoneksi dengan lebih dari 20.000 ATM tergabung dalam jaringan ATM PRIMA, ATM BERSAMA, ALTO, CIRRUS dan terhubung dengan 3.500 ATM Maybank di Singapura dan Malaysia melalui jaringan MEPS.
               BII juga menyediakan serangkaian produk dan jasa komprehensif bagi nasabah individu maupun korporasi melalui Retail Banking, Business Banking, dan Global Banking, serta pembiayaan otomotif melalui entitas anak WOM Finance untuk kendaraan roda dua dan BII Finance untuk kendaraan roda empat.



    Struktur Organisasi PT Bank Internasional Indonesia Tbk

               Jika melihat dari stuktur organisasi diatas, PT Bank Internasional Indonesia termasuk dalam Organisasi statis karena hubungan kerjasama antara orang-orang yang terdapat dalam suatu usaha untuk mencapai sesuatu tujuan.
               Perusahaan ini juga termasuk organisasi modern, karena PT Bank Internasional Tbk hingga saat ini bertambah semakin besar dan pengolahan datanya semakin cepat dengan didukung anak perusahaannya yang berfokus di bidang Perbankan. Dengan memiliki banyak cabang anak perusahaan, PT Bank Internasional Indonesia memiliki kecenderungan untuk spesialisasi pada bidang-bidang tertentu sehingga usaha untuk pencapaian tujuan semakin mudah. Sebagai contoh BII Syariah yaitu sebuah Unit Usaha Syariah dari PT Bank Internasional Indonesia Tbk. yang menjalankan operasionalnya secara profesional berdasarkan prinsip-prinsip Syariah. BII Syariah merupakan penyedia jasa keuangan Syariah yang terintegrasi dan memiliki layanan perbankan syariah yang excellent dengan melaksanakan fungsi bisnis dan operasional bank secara efisien, efektif, aman dan berkualitas untuk menjadi penyedia jasa keuangan terbaik pada pasar yang dilayani.
               PT Bank Internasional Indonesia Tbk masuk ke dalam organisasi niaga karena memiliki tujuan utama mendapatkan keuntungan. Kegiatan yang dilakukan oleh PT Bank Internasional Indonesia Tbk adalah memproduksi dan mendistribusikan produk dan jasa yang diharapkan akan mendapatkan laba yang besar bagi perusahaan.
               Disamping itu PT Bank Internasional Indonesia Tbk juga termasuk organisasi sosial karena PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) bersama Maybank Foundation menyelenggarakan program beasiswa penuh (full scholarship) untuk melanjutkan pendidikan di 15 perguruan tinggi di terkemuka di Indonesia, Malaysia dan Singapura.
               PT Bank Internasioanal Indonesia Tbk merupakan organisasi Regional maupun Internasional, karena Bank Internasional Indonesia bukan hanya di dalam negeri aja melainkan juga ada di luar negeri yaitu di Mauritius dan Mumbai.
               Demikian penjelesan saya mengenai PT Bank Internasional Indonesia Tbk berserta struktur dari organisasinya, karena struktur organisasi itu sangat penting bagi perusahaan. Kalau tanpa struktur organisasi dan pengelola manajemen yang kuat maka perusahaan tidak dapat bersaing dengan perusahaan lainnya.

    Terima Kasih

    Nama : Rezza Prawira Rukmana
    NPM : 1B114919
    Kelas : 2KA25

    • Sumber :
      PT Bank Internasional Indonesia Tbk (2014) [Online]
      Available From : http://www.bii.co.id/Pages/home.aspx [Accessed 31th December 2014]

    Kamis, 25 Desember 2014

    Ilmu Sosial Dasar


    Masyarakat Perkotaan dan Perdesaan



    Pengertian Masyarakat
    Pengertian Masyarakat Beberapa definisi mengenai masyarakat dari para sarjana, seperti misalnya :
    1. R.Linton : masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama, sehingga mereka ini dapat mengorganisasikan dirinya berpikir tentang dirinya dalam kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu
    2. MJ.Herkovits : masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu
    3. J.L.Gilian : masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama. Masyarakat itu meliputi pengelompokan-pengelompokan yang lebih kecil
    4. S.R.Steinmetz : masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar, yang meliputi pengelompokan-pengelompokan manusia yang lebih kecil yang mempunyai perhubungan yang erat dan teratur.
    5. Hasan Sadily : masyarakat adalah golongan besar atau kecil dari beberapa manusia, yang dengan atau sendirinya bertalian secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain.


    Masyarakat perkotaan


               Masyarakat perkotaan sering disebut urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan. Ada beberap ciri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu, kehidupan keagamaan berkurang, orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain, pembagian kerja di antra warga-warga kota juga lebih tegas, kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak, interaksi yang terjadi lebih banyak terjadi berdasarkan pada factor kepentingan daripaa factor pribadi, pembagian waktu yang lebih teliti untuk dapat mengejar kebutuhan individu, dan perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota
               Masyarakat pedesaan dan perkotaan bukanlah dua komunitas yang terpisah sama sekali satu sama lain. Bahkan dalam keadaan yang wajar diantara keduanya terdapat hubungan yang erat, bersifat ketergantungan, karena diantara mereka saling membutuhkan. Kota tergantung pada desa dalam memenuhi kebutuhan warganya akan bahan-bahan pangan sperti beras, sayur mayor, daging, ikan. Desa juga merupakan sumber tenaga kasar bagi jenis-jenis pekerjaan tertentu di kota misalnya saja buruh bangunan dalam proyek-proyek perumahan, proyek pembangunan atau perbaikan jalan raya atau jembatan. Di pihak lain kota mempunya juga peranan/fungsi eksternal, yakni seberapa jauh fungsi dan peranan kota tersebut dalam kerangka wilayah atau daerah-daerah yang dilingkupi dan melingkupinya, baik dalam skala regional maupun nasional. Dengan pengertian ini diharapkan bahwa suatu pembangunan kota tidak mengarah pada suatu organ tersendiri yang terpisah dengan daerah sekitarnya, karena keduanya saling pengaruh mempengaruhi.



    Masyarakat Pedesaan


               Yang dimaksud dengan desa menurut Sukardjo Kartohadi adalah suatu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan sendiri. Masyarakat pedesaan ditandai dengan pemilikan ikatan perasaan batin yang kuat sesama warga desa, yaitu perasaan setiap warga/anggota masyarakat yang amat kuat yang hakekatnya, bahwa seseorang merasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat dimanapun ia hidup dicintainya serta mempunyai perasaan bersedia untuk berkorban setiap waktu demi masyarakatnya. Adapun yang menjadi ciri masyarakat desa antara lain :
    1. 1. Didalam masyarakat pedesaan di antara warganya mempunyai hubungan yang lebih         mendalam dan erat
    2. 2. Sistem kehidupan umumnya berkelompok dengan dasar kekeluargaan
    3. 3. Sebagian besar warga masyarakat pedesaan hidup dari pertanian
    4. 4. Masyarakat tersebut homogen, seperti dalam hal mata pencaharian, agama, adat            istiadat, dan sebagainya

               Didalam masyarakat pedesaan kita mengenal berbagai macam gejala, khususnya tentang perbedaan pendapat atau paham yang sebenarnya hal ini merupakan sebab-sebab bahwa di dalam masyarakat pedesaan penuh dengan ketegangan –ketegangan sosial. Gejala-gejala sosial yang sering diistilahkan dengan :
    a. konflik
    b. kontraversi
    c. kompetisi
    d. kegiatan pada masyarakat pedesaan
    Terima Kasih


    • Sumber :
      Ebook Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan [Online]
      [Accessed 25th December 2014]